Laptop ASUS A455L yang sudah saya gunakan kurang lebih 5 tahun ini, mulai menunjukkan ada perubahan suhu panas yang dihasilkan dari chip Processor dan GPU (VGA). Selain perubahan suhu, ada perubahan lain yang saya rasakan, yaitu Fan laptop menjadi sangat bising (kadang terdengar seperti mesin pemotong rumput).

Munculnya kebisingan yang dihasilkan Fan pendingin tersebut bisa diakibatkan oleh Fan kotor atau meningkatnya suhu Processor. Beberapa bulan sebelumnya bagian dalam laptop dan juga Fan sudah saya bersihkan. Jadi saya kira penyebab bisingnya Fan bukan karena kotor atau berdebu.

Penyebab lainnya, jika suhu Processor diatas batas wajar, maka sistem pendingin akan memerintahkan Fan laptop untuk berputar lebih cepat untuk mengimbangi suhu Processor yang meningkat. Akibatnya perputaran Fan yang bertambah cepat itu, menghasilkan suara bising yang sangat mengganggu.

Meningkatnya suhu chip Processor dan GPU pada laptop biasanya disebabkan oleh 2 faktor utama, yaitu:

  1. Debu yang menumpuk di Fan dan Heatsink pada sistem pendingin laptop.
  2. Thermal paste di chip Processor dan GPU yang sudah mengering atau sudah melewati batas pemakaian

Saya baru ingat terakhir mengganti Thermal Paste mungkin 1-2 tahun lalu, itupun kebetulan teman kuliah saya membawa ke kontrakan. Ditambah lagi lamanya pemakaian laptop diatas rata-rata, menyebabkan Thermal Paste tersebut cepat kering.

Penggantian Thermal Paste ini tidak ada aturan baku sebenarnya. Ada yang bilang setiap 2-3 bulan sekali, ada juga yang bilang 6 bulan. Tapi kembali lagi ke pemakaian tiap individu, berapa lama dalam sehari menggunakan laptop. Semakin lama pemakaiannya semakin harus sering diganti.

Ketika masalah itu sudah parah, dapat menimbulkan masalah lain pada laptop. Antara lain:

  • Laptop terasa jauh lebih lambat
    Penyebabnya adalah kecepatan Processor yang mulai menurun atau throttling akibat dari suhu Processor yang panas. Sistem pendingin laptop memerintahkan Processor untuk menurunkan kecepatan agar tidak melewati batas suhu yang dapat merusak Processor
  • Laptop mati mendadak saat sedang digunakan
    Ketika suhu chip Processor dan GPU sudah melewati batas, sistem pengaman OTP (Overheat Temperature Protection) menjadi aktif dan mematikan sistem laptop secara paksa agar tidak terjadi kerusakan fatal.
  • Fan pendingin berputar kencang dan bising
    Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, akibat suhu chip Processor meningkat, maka Fan laptop otomatis berputar lebih cepat.
  • Fan pendingin melambat atau bahkan berhenti berputar
    Ini adalah reaksi berantai dari Fan pendingin yang terus menerus berputar dalam kecepatan tinggi, menyebabkan as bagian dalam rusak. Penyebab lain bisa disebabkan debu yang menumpuk dibagian dalam Fan.

OTP aktif ketika suhu chip Processor dan GPU melewati 100-105 derajat celcius, bisa lebih ataupun kurang, tergantung konfigurasi BIOS ataupun Produsen laptop.

Saya bahkan sampai memakai kipas konvesional untuk mendinginkan laptop, karena waktu itu saya belum memiliki Cooling Pad.

Ada faktor lain penyebab meningkatnya suhu Processor dan GPU, antara lain:

  • Faktor lingkungan, tempat meletakkan laptop banyak debu, dan suhu lingkungan yang panas.
  • Faktor kualitas Thermal Paste (saya lupa merk Thermal Paste dipakai sebelumnya, yang jelas seperti balsem wadahnya).
  • Faktor desain sistem pembuangan udara panas dan filter debu.

Setelah mengetahui penyebab masalah tersebut barulah, saya dapat menemukan solusinya, yaitu membongkar laptop untuk membersihkan heatsink dan Fan serta mengganti Thermal Paste dengan yang baru.

Saya kemudian membeli Thermal Paste dengan merk Deepcool di E-commerce untuk mengganti Thermal Paste yang lama. Karena sedang dalam masa pandemi, saya harus bersabar menunggu kedatangan paket tersebut. Sehingga laptop saya dapat istirahat cukup lama (saya tidak berani menyalakannya karena bising dan panas).

Setelah thermal paste sampai barulah saya melakukan proses membongkar laptop. Alat yang saya gunakan untuk membongkar yaitu:

  1. Obeng plus dan minus (obeng minus dibutuhkan untuk mencongkel sesuatu).
  2. Kuas pembersih
  3. Thermal paste DEEPCOOL
  4. Spatula bawaan DEEPCOOL
  5. Pelumas (digunakan untuk Fan pendingin)
  6. Tissue

Membongkar laptop dengan membuka baut penutup casing dapat merusak segel garansi. Untuk laptop yang MASIH BERGARANSI tidak disarankan untuk membongkar sendiri. Alangkah baiknya dibawa ke service center resmi.

Ganti Thermal Paste dan Bersihkan Fan Laptop ASUS A455L

Saya melakukan pembongkaran diatas meja yang sudah saya bersihkan dari benda lain sebelumnya.

1. Lepas Casing

Pertama yang dilakukan adalah melepas baut untuk membuka casing laptop.

Ganti Thermal Paste dan Bersihkan Fan Laptop ASUS A455L

Laptop ASUS A455L milik saya memiliki bukaan casing atas, jadi monitor dan casing bawah masih terhubung saat dibongkar. Kabel yang tersambung dari casing atas ke Motherboard adalah kabel keyboard dan touchpad.

Ganti Thermal Paste dan Bersihkan Fan Laptop ASUS A455L

Seperti yang saya katakan sebelumnya, bisa dilihat kondisi Fan pendingin laptop masih bersih.

2. Lepas Baterai

Selanjutnya melepas baterai yang terhubung ke Motherboard. Agar Motherboard bisa dilepas terlebih dulu baterai harus dilepas.

Ganti Thermal Paste dan Bersihkan Fan Laptop ASUS A455L

Baut-baut baterai saya letakkan di lubang yang ada di tiap sisi baterai agar mudah saat pemasangan kembali nanti.

3. Lepas HDD Caddy

Selanjutnya melepas HDD Caddy yang sebelumnya adalah DVD Drive saya yang sudah rusak karena laptop pernah jatuh.

Ganti Thermal Paste dan Bersihkan Fan Laptop ASUS A455L

Pada HDD Caddy yang berukuran 9.5mm ini, tidak ada kabel yang tersambung ke Motherboard, karena langsung menggunakan port SATA ke Motherboard.

4. Lepas SSD & Port USB

Karena SSD dan port USB Laptop ASUS A455L ini juga terhubung ke Motherboard, saya juga harus melepasnya dulu.

Ganti Thermal Paste dan Bersihkan Fan Laptop ASUS A455L

Ada satu kabel yang menghubungkan port USB ke Motherboard. Kabel ini berada di atas SSD, jadi harus hati-hati saat melepasnya.

5. Lepas Motherboard

Setelah perangkat yang terhubung ke Motherboard sudah terlepas semua, tinggal melepas baut Motherboard dan melepasnya dari casing.

Ganti Thermal Paste dan Bersihkan Fan Laptop ASUS A455L

Karena cukup sulit melepas kabel monitor dari Motherboard, saya letakkan Motherboard diatas monitor dengan dialasi bubble wrap agar aman.

6. Lepas Heatsink & Fan

Setelah Motherboard diangkat, barulah Heatsink dan Fan bisa dilepas, karena Heatsink posisinya ada dibagian bawah Motherboard.

Ganti Thermal Paste dan Bersihkan Fan Laptop ASUS A455L
Ganti Thermal Paste dan Bersihkan Fan Laptop ASUS A455L

Terlihat Thermal Paste sudah mengering, bahkan di bagian atas chip sudah hampir tidak ada Thermal Paste, hanya tersisa di pinggiran dan Heatsink. Pantas saja, suhu Processor cepat panas.

7. Bersihkan Debu

Setelah semua komponen dilepas, saya bersihkan debu dengan kuas, dimulai dari casing.

Ganti Thermal Paste dan Bersihkan Fan Laptop ASUS A455L

8. Bersihkan Processor, GPU dan Heatsink

Kemudian Thermal Paste yang sudah kering saya bersihkan menggunakan tissue. Pada bagian yang sudah sangat kering, saya menggunakan spatula Thermal Paste. Bagian Heatsink yang terhubung ke Fan ternyata sangat berdebu, luput dari pembersihan sebelumnya, karena ternyata harus dibongkar agar bisa dibersihkan.

9. Bersihkan Fan dan Beli Pelumas

Fan pendingin saya bongkar terlebih dulu agar bisa dibersihkan bagian dalamnya.

Ganti Thermal Paste dan Bersihkan Fan Laptop ASUS A455L

Ternyata terlihat ada debu yang menumpuk di bagian dalam Fan, dan bagian ini tertutup dengan rapat. Saya bersihkan dengan kuas dan tissue juga.

Ganti Thermal Paste dan Bersihkan Fan Laptop ASUS A455L
Ganti Thermal Paste dan Bersihkan Fan Laptop ASUS A455L

Setelah bersih baru di beri pelumas di bagian pemutarnya dan setelah itu ditutup kembali.

Untuk pelumas bisa menggunakan WD-40, Chain Lube, Oli, atau campurannya. Ada tips dari Kaskus untuk mencegah pelumas cepat kering, bisa dicampur dengan sedikit Oli agar lebih encer.

10. Beri Thermal Paste Baru

Terakhir beri Thermal Paste baru ke chip Processor dan GPU dengan jumlah secukupnya saja.

Ganti Thermal Paste dan Bersihkan Fan Laptop ASUS A455L

Thermal Paste yang saya gunakan adalah merk DEEPCOOL Z3, Thermal Paste ini ada bonus spatulanya.

Ganti Thermal Paste dan Bersihkan Fan Laptop ASUS A455L

Spatula berfungsi untuk meratakan Thermal Paste ke chip. Setelah dirasa cukup baru Heatsink dipasang kembali.


Setelah semua terpasang saya mencoba menyalakan laptop tanpa menutup casing, untuk mengetes apakah suara bisingnya sudah hilang.

Suara bisingnya sudah hilang dan Fan laptop berputar mulus. Setelah yakin semuanya beres baru saya tutup kembali casing dan pasang baut laptopnya.

Tak lupa saya juga membeli Cooling Pad dengan merk yang sama yaitu DEEPCOOL N17 agar laptop Staycool dan tidak mudah panas.

Ganti Thermal Paste dan Bersihkan Fan Laptop ASUS A455L

Kemudian saya cek suhu komponen dengan aplikasi HWMonitor dan kecepatan perputaran Fan dengan aplikasi HWinfo.

Suhu yang didapat cukup aman yaitu Processor mendapat kisaran 45 derajat celcius dengan suhu maksimal 56 derajat celcius. GPU (VGA) mendapat 45 derajat celcius dan maksimal 49 derajat celcius.

Sebuah CPU idealnya memiliki suhu 60 derajat celcius maksimum untuk penggunaan jangka panjang. Namun untuk amannya, suhu sebesar 45-50 derajat celcius seharusnya sudah sangat aman.

Sedangkan perputaran Fan pendingin sampai 2.900 RPM untuk rata-rata pemakaian, dengan minimum 2.800 RPM.

Saat kedua aplikasi monitoring tersebut di buka, saya menjalankan aplikasi lain seperti Spotify, Free Download Manager dan Google Chrome.


Proses mengganti Thermal Paster dan membersihkan Fan Laptop ini memang memakan effort dan waktu yang cukup banyak. Akan tetapi karena saya sudah terbiasa membongkar laptop, jadi bukan masalah yang berarti.